Asa


aku ingin menjadi seseorang yang menemanimu mendorong kereta belanja di awal bulan, berdebat deterjen mana yang akan kita beli, apakah sabun ini cocok dengan kulitmu, odol mana yang paling awet harumnya, padahal kau tahu kau yang paling mengerti segala tentang deterjen dan sabun, hasil didikan ibumu katamu

aku ingin menjadi seseorang yang datang ke dapurmu dan yang kau suapi sedikit kuah dari masakanmu untuk kucicipi sambil kau bertanya padaku "kurang apa? sudah cukup asinnya? enak kan?"

aku ingin menjadi seseorang yang kau minta pertimbangan mengenai keputusanmu untuk apply kartu kredit atau kredit panci, padahal kau tahu di akhir bulan kau bisa kelimpungan membayar tagihannya

aku ingin menjadi seseorang yang menutup resleting pada bagian belakang dress mu yang tidak mampu kau gapai ketika kau sedang bersiap menghadiri kondangan sahabatmu

aku ingin menjadi seseorang yang kau hampiri ketika kau mengeluh pegangan pancimu sudah mulai longgar, lampu kamar mandi yang mulai meredup, bahkan saluran air di bak cucianmu yang sudah mampat dan pejal

aku ingin menjadi tempatmu melampiaskan amarahmu ketika kau dimarahi atasanmu di kantor, bahuku akan selalu siap menjadi sandaran kepalamu yang telah berat dan penuh beban pekerjaan

aku ingin menjadi seseorang yang mendengar ceritamu tentang ibu-ibu PKK yang menurutmu sangat unik dengan percakapan sembakonya ketika mengadakan arisan, bagaimana mereka selalu mengeluh mengenai suaminya yang jarang pulang, sedangkan kau mendapati aku selalu ingin pulang lebih cepat darimu agar bisa menyambutmu di ambang pintu rumah

aku ingin menjadi apapun, siapapun, bagimu

aku ingin menjalaninya bersamamu, tidak harus selamanya, yang penting berkompromi agar bisa seterusnya


berbicara pada siapa aku ini? gila!
2019

Comments

Popular Posts